Menu Sarapan Sehat Turunkan Kadar Kolesterol

Untuk mengatasi kolesterol tinggi yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke ini, sebaiknya mulailah untuk merutinkan kebiasaan sarapan di pagi hari. Dengan memilih menu sarapan sehat yang rendah kolesterol, kolesterol tinggi dalam tubuhmu otomatis akan berkurang. Sarapan juga akan menghindarimu dari makanan yang menjadi penyebab kolesterol tinggi. Berikut sejumlah menu sarapan sehat yang disarankan.

1.Oats
Oats menjadi menu sarapan pertama yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Manfaat tersebut dapat kamu ambil karena serat yang terdapat dalam oat bermanfaat sebagai sumber energi untuk aktivitas, sehingga kamu lebih lama merasa kenyang dan terhindari dari konsumsi makanan tidak sehat. Kamu dapat menikmati menu yang satu ini dengan susu.

2.Smoothies
Sarapan sehat selanjutnya adalah smoothies. Sebaiknya gunakan buah mangga dan jeruk. Kedua buah tersebut mengandung serat yang mampu menurunkan kolesterol kolesterol. Bukan itu saja, mangga dan jeruk merupakan buah dengan kandungan tinggi vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan berperan sebagai antioksidan.

3.Sandwich Telur
Sandwich telur dapat dibuat dengan roti gandum. Roti ini mengandung karbohidrat yang berguna sebagai sumber energi. Serat di dalamnya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

4.Salad
Salad buah dan sayur bisa menjadi pilihan sarapan sehat untuk turunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Agar rasanya lebih nikmat, gunakan olive oil sebagai dressing. Olive oil merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh. Kamu juga bisa menambahkan chia seeds dalam saladmu. Serat yang dalam chia seeds sangat baik sebagai sumber energi dan berguna untuk menurunkan kolesterol.

5.Susu dan Sereal
Menu sarapan terakhir yang dapat dikonsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh adalah susu dan sereal. Sereal mengandung kalsium dan sejumlah nutrisi penting lain, seperti protein, serat dan karbohidrat.

Untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah konsumsi jelly gamat GOLD G yang terdapat kandungan zat Omega 3 dan Omega 6 yang berfungsi membantu meningkatkan pembakaran energi & metabolisme sel, Menjaga system penghantaran impuls syaraf dan memelihara tekanan darah. Menurunkan kekentalan darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung, Menurunkan kolesterol LDL dan Trigliserida, Menurunkan HDL. Dengan kandungan Itulah Jelly Gamat Gold-G mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi yang jahat.

Makanan yang Mampu Turunkan Kadar Kolesterol dalam Darah #2

Bagi kamu yang mempunyai kolestrol tinggi wajib konsumsi 10 makanan ini yang terbukti berkhasiat dalam menurunkan kolestrol. Berikut daftar dari 10 makanan penurun kolestrol di bawah bisa kamu ditemukan dengan mudah di pasar ataupun di swalayan.

  1. Beras Merah
    Beras merah mengandung Vitamin B, selenium, magnesium dan fitonutrien. Beras merah dapat dipakai untuk menurunkan kadar lemak darah. Kandungan serat tinggi dalam beras merah juga akan membantu menurunkan gula darah.
  2. Gandum
    Gandum adalah sereal begizi sebagai penurun kolesterol. Kadar kolesterol dalam darah bisa diturunkan dengan mengonsumsi gandum.
  3. Bayam
    Bayam merupakan sayuran penurun kadar kolesterol dalam tubuh. Bayam bisa dimasak sebagai sup, atau dibuat jus. Dianjurkan makan semangkuk sup bayam atau segelas jus setiap hari, selain kolesterol, bayam juga menjadi makanan penurun darah tinggi yang ampuh.
  4. Seledri
    Sayuran seledri mengandung antioksidan tinggi dikenal sebagai tumbuhan yang mampu mencegah oksidasi LDL. Seledri bisa dimakan dalam bentuk sup, atau tumisan, atau bisa dalam bentuk jus.
  5. Buncis
    Satu gelas jus buncis setiap hari akan membantu menurunkan LDL, trigleserida dan kolesterol jahat.
  6. Kedelai
    Kedelai dan olahan lainnya seperti tahu, tempe, tepung kedelai, nutrela, nugget, dan susu kedelai merupakan makanan penurun kolesterol yang ampuh. Kedelai mengandung isoflavin yang berfungsi untuk menekan kolesterol jahat (LDL) agar tidak berkembang.

Jelly gamat GOLD G yang terdapat kandungan zat Omega 3 dan Omega 6 yang berfungsi membantu meningkatkan pembakaran energi & metabolisme sel, Menjaga system penghantaran impuls syaraf dan memelihara tekanan darah. Menurunkan kekentalan darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung, Menurunkan kolesterol LDL dan Trigliserida, Menurunkan HDL. Dengan kandungan Itulah Jelly Gamat Gold-G mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi yang jahat.

Makanan yang Mampu Turunkan Kadar Kolesterol dalam Darah

Bagi kamu yang mempunyai kolestrol tinggi wajib konsumsi 10 makanan ini yang terbukti berkhasiat dalam menurunkan kolestrol. Berikut daftar dari 10 makanan penurun kolestrol di bawah bisa kamu ditemukan dengan mudah di pasar ataupun di swalayan.

  1. Kacang-kacangan
    Kacang-kacangan seperti kacang mede, almond, kenari, atau sayur-sayuran seperti kacang panjang misalnya memiliki kandungan asam lemak tak jenuh ganda yang baik untuk menurunkan kolesterol. Kacang panjang akan mengandung banyak serat yang memperlambat laju dan jumlah penyerapan kolesterol dalam makanan. Konsumsi jenis kacang-kacangan secara teratur akan menurunkan kadar kolestrol.
  2. Biji Bunga Matahari
    Termasuk makanan penurun kolesterol karena mengandung sterol yang akan menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Biasa dibuat makanan camilan dalam bentuk “kuaci”.
  3. Ikan Omega 3
    Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan kembung, sarden, tuna, trout, makarel, dan salmon akan menurunkan kolesterol jahat.
  4. Ikan Salmon
    Ikan Salmon akan menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida. Agar kolesterol tidak meningkat, hindari memasak dengan minyak, gunakan oven atau pembakaran untuk mengurangi penggunaan minyak. Ikan Salmon memiliki omega-3 untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL).

jelly gamat GOLD G yang terdapat kandungan zat Omega 3 dan Omega 6 yang berfungsi membantu meningkatkan pembakaran energi & metabolisme sel, Menjaga system penghantaran impuls syaraf dan memelihara tekanan darah. Menurunkan kekentalan darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung, Menurunkan kolesterol LDL dan Trigliserida, Menurunkan HDL. Dengan kandungan Itulah Jelly Gamat Gold-G mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi yang jahat.

6 Mitos Kolestrol yang Perlu Diketahui

Apakah kamu termasuk orang yang mempercayai kalau melakukan pemeriksaan kolesterol hanya diperlukan jika sudah mencapai usia paruh baya? Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh The American Heart Association (AHA) pemeriksaan kadar kolesterol malah perlu dilakukan di rentang usia 9–11 tahun, 17–21 tahun, serta orang-orang yang memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung.

  1. Mitos: Hanya orang yang kelebihan berat badan dan obesitas memiliki kolesterol tinggi
    Faktanya, orang dengan semua tipe tubuh dapat berpotensi memiliki kolesterol tinggi. Kelebihan berat badan atau obesitas meningkat memang membuat seseorang memiliki peluang memiliki kolesterol tinggi, tetapi bertubuh kurus tidak melindungi kamu dari potensi kolesterol.
  2. Mitos: Kolesterol tinggi hanya masalah laki-laki
    Faktanya, aterosklerosis biasanya lebih sering terjadi terjadi pada perempuan ketimbang laki-laki. Kemudian, perempuan yang memasuki masa pramenopause juga cenderung memiliki lebih tinggi kadar estrogen yang meningkatkan kadar kolesterol HDL, kolesterol baik. Namun, setelah melewati menopause atau pascamenopause ada kecenderungan kadar LDL, kolesterol jahatnya jadi lebih tinggi.
  3. Mitos: Tingkat kolesterol adalah hasil dari diet dan kuantitas aktivitas fisik
    Faktanya, memang benar kalau diet dan aktivitas fisik dapat memengaruhi kadar kolesterol, tetapi bukan satu-satunya faktor. Pertambahan usia juga berdampak pada kadar kolesterol. Beberapa orang dilahirkan dengan kadar kolesterol tinggi yang mereka warisi dari orangtua.
  4. Mitos: Mengonsumsi obat kolesterol membuatmu tidak perlu menerapkan diet dan gaya hidup sehat
    Faktanya, walaupun mengonsumsi obat kolesterol bukan jaminan ini akan menjaga kadar kolesterol sesuai standarnya. Kalau mau tetap kadar kolesterol tetap terjaga, tidak ada acara lain selain mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung dan melakukan aktivitas fisik rutin. Pastikan setidaknya kamu melakukan latihan kardio 150 menit per minggu dan aktivitas aerobik intensitas sedang selama 75 menit per minggu dan kombinasi keduanya.
  5. Mitos: Beralih dari mentega ke margarin akan membantu menurunkan kolesterol
    Faktanya, belum tentu. Mentega mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi dan juga mengandung lemak trans. Namun, beberapa jenis margarin, bahkan kandungannya juga lebih tinggi.
  6. Mitos: Anak-anak tidak perlu khawatir tentang kolesterol
    Faktanya, anak-anak dapat memiliki kadar kolesterol tinggi, seperti halnya orang dewasa. Ini terutama berlaku untuk anak-anak yang mewarisi kadar kolesterol tinggi dari satu atau kedua orangtua, suatu kondisi yang disebut familial hiperkolesterolemia (FH). Anak-anak dengan kondisi ini lebih berisiko tinggi terkena serangan jantung dini atau stroke.

Benarkah Konsumsi Telur Sebabkan Kolesterol Tinggi?

Mungkin, kamu pernah mendengar bahwa konsumsi telur bisa berujung pada kolesterol tinggi. Namun, apakah hal ini benar? Ternyata, tidak sepenuhnya salah, lho. Sebutir telur memiliki kandungan kolesterol sebesar 185 sampai 200 miligram. Sementara itu, kebutuhan kolesterol harian tubuh maksimal hanya sebesar 300 miligram.


Artinya, mengonsumsi dua butir telur saja sudah melebihi angka maksimal asupan kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya. Terlebih dengan makanan lain yang kamu konsumsi. Sudah pasti, jika asupan makanan tidak diperhatikan, angka kolesterol tentu akan melambung dan meningkatkan terjadinya risiko penyakit stroke maupun masalah pada kardiovaskular.
Tidak heran jika banyak orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi enggan untuk mengonsumsi makanan ini. Padahal, meski memiliki riwayat kolesterol, tetapi kamu tetap boleh kok mengonsumsi telur sebagai menu makanan harian. Namun, perhatikan, konsumsinya tetap saja tidak boleh terlalu banyak. Jangan lupa perhatikan pula asupan makanan lain yang kamu konsumsi.


Sebagian besar kolesterol dalam telur terkandung pada bagian kuning telur. Sementara pada bagian putihnya, kandungan kolesterolnya terbilang rendah. Namun, kolesterol yang terkandung dalam telur, bagi pengidap kolesterol tinggi tetap saja dianggap membahayakan. Padahal, kenaikan kolesterol dalam darah tidak hanya karena konsumsi telur, justru makanan berikut inilah yang memicu kenaikan kolesterol dalam darah:


– Keju
– Daging berlemak
– Kulit ayam
– Mentega
– Es krim
– Jeroan

Konsumsi telur antara 4 hingga 5 butir setiap minggunya terbilang masih aman kok bagi pengidap kolesterol tinggi. Artinya, satu hari konsumsinya tidak lebih dari satu butir, ya. Apabila kamu khawatir akan kenaikan kolesterol tubuh, kamu bisa menghindari mengonsumsi bagian kuningnya dan hanya memakan bagian putihnya.


====================================

Follow @gamatcenter untuk informasi kesehatan lainnya
Kunjungi juga Fanspage FB kami : Gamat Center

Pengaruh Kolestrol untuk Penyakit Jantung

Jantung adalah salah satu organ yang fungsi sangat vital bagi tubuh. Ia memompa darah ke seluruh tubuh yang berisi nutrisi dan oksigen untuk sel-sel tubuh. Oleh karena itu, saat jantung mengalami gangguan, maka seluruh tubuh juga bisa terpengaruh.

Kolesterol dan Penyakit Jantung
Kolesterol adalah senyawa yang memiliki banyak fungsi. Seperti membantu tubuh membangun sel-sel baru, melindungi saraf, dan memproduksi hormon. Biasanya, hati membuat semua kolesterol yang dibutuhkan tubuh. Namun, kolesterol juga bisa masuk ke tubuh melalui makanan, terutama makanan hewani seperti susu, telur, dan daging. Selain itu, terlalu banyak kolesterol dalam tubuh merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Saat ada terlalu banyak kolesterol dalam darah, maka ia akan menumpuk di dinding arteri. Hal ini kemudian menyebabkan proses yang disebut aterosklerosis, suatu bentuk penyakit jantung. Arteri menjadi menyempit dan aliran darah ke otot jantung melambat atau tersumbat. Darah yang membawa oksigen ke jantung, dan jika tidak ada cukup darah dan oksigen mencapai jantung, maka kamu akan merasakan efeknya langsung yakni nyeri dada. Kemudian, saat suplai darah ke sebagian jantung terputus sama sekali oleh penyumbatan, maka kamu akan mengalami serangan jantung.

Ada dua bentuk kolesterol yang dikenal oleh banyak orang: Low-density lipoprotein (LDL atau kolesterol jahat) dan high-density lipoprotein (HDL atau kolesterol baik.) LDL adalah sumber utama dari plak penyumbatan arteri dan HDL sebenarnya berfungsi untuk membersihkan kolesterol dari darah. Ada juga trigliserida yang merupakan lemak lain dalam aliran darah. Penelitian sekarang menunjukkan bahwa kadar trigliserida yang tinggi juga dapat dikaitkan dengan penyakit jantung.
====================================
artikel kesehatan lainnya kunjungi www.gamatcenter.com
Follow @gamatcenter untuk informasi kesehatan lainnya
Kunjungi juga Fanspage FB kami : Gamat Center

5 Cara untuk Menurunkan Trigliserida dalam Darah

Terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak akan membuat kadar kolesterol dalam darah meninggi. Benar demikian, tetapi bukan itu satu-satunya yang perlu dicemaskan. Selain kadar kolesterol, kadar trigliserida dalam darah pun harus kamu perhatikan. Pasalnya, semakin tinggi angka trigliserida dalam darah, maka tubuh pun semakin rentan mengalami berbagai penyakit berbahaya, seperti stroke, diabetes, penyumbatan pembuluh darah, hingga jantung koroner.

Nah, supaya kadar trigliserida dalam tubuh bisa dikontrol, lakukan cara-cara berikut ini:

  1. Pilih Makanan yang Tinggi Serat

Pertama, kamu perlu pintar memilih makanan yang kamu konsumsi. Pastikan kamu mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, karena mampu menurunkan serapan gula dan lemak pada usus kecil. Buah dan sayur merupakan makanan sumber serat yang bisa kamu pilih dalam menu sehari-hari.

  1. Pilih Makanan Rendah Karbohidrat

Selanjutnya adalah makanan rendah karbohidrat. Sama seperti gula, penumpukan karbohidrat akan membuat kadar trigliserida dalam darah mengalami peningkatan. Studi menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat cenderung mengalami penurunan trigliserida yang cukup signifikan.

  1. Kurangi Asupan Lemak Trans

Penumpukan trigliserida juga bisa terjadi jika kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak trans, seperti gorengan atau makanan yang dipanggang. Tak hanya kadar trigliserida, konsumsi makanan berlemak trans juga memicu tingginya kadar LDL atau kolesterol jahat dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

  1. Kurangi Asupan Gula

Dalam makanan, gula akan diubah menjadi trigliserida, sehingga semakin banyak kamu mengonsumsi makanan tinggi gula, maka akan terjadi penumpukan trigliserida dalam darah. Pemerintah menyarankan konsumsi gula harian maksimal hanya sebanyak empat sendok makan per hari. Jadi, jika kamu ingin terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan karena gula darah yang tinggi, kurangi asupan gula.

  1. Konsumsi Makanan yang Mengandung Lemak Tak Jenuh

Asam lemak tak jenuh mampu membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Jenis makanan seperti minyak nabati, alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan ikan berlemak adalah sumber makanan kaya akan asam lemak tak jenuh yang bisa kamu konsumsi sehari-hari.

  1. Atur Pola Makan

Makan berlebihan tentu tak baik untuk kesehatan, karena akan terjadi penumpukan kalori dalam tubuh yang akan berubah menjadi lemak jika tidak kamu imbangi dengan aktivitas. Setelah makan, tubuh akan melepas insulin yang berfungsi mengangkut gula untuk dijadikan energi. Kadar insulin yang berlebihan akan membuat penumpukan gula dan trigliserida yang memicu terjadinya obesitas dan diabetes.

  1. Rutin Olahraga

Pastinya, kamu perlu mengimbangi dengan olahraga. Tak hanya menurunkan trigliserida, rutin berolahraga juga membantu menjaga serta meningkatkan imunitas tubuh kamu, sehingga kamu akan selalu sehat dan bugar. Sebaiknya, sisihkan waktu selama 30 menit setiap pagi untuk berolahraga, ya.

Apa Penyebab Asam Urat di Usia Muda?

Belakangan ini penyakit asam urat kerap dialami oleh usia muda. Asam urat sendiri sebenarnya adalah hasil akhir metabolisme makanan yang akan diolah menjadi urine. Ketika kadarnya terlalu tinggi, hal tersebut menandakan kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang menyebabkan terhambatnya pembuangan. Akibatnya, tubuh terlalu aktif menghasilkan asam urat melebihi batas normal.


Asam urat di usia remaja menandakan jika pengidap terlalu banyak mengonsumsi makan yang mengandung purin tinggi. Saat zat tersebut dicerna oleh tubuh, tubuh akan secara otomatis memproduksi asam urat. Jadi, ketika kamu mengonsumsi makanan dengan purin tinggi, maka otomatis kadar asam urat dalam tubuh akan menyeimbangi.


penyakit asam urat akan dengan mudah menyerang pada orang-orang yang mengidap obesitas, diabetes, hipertensi, serta penyakit ginjal. Bagi kamu yang telah memiliki riwayat penyakit asam urat, sebaiknya hindari sejumlah makanan berikut, ya!


Soda dan Minuman Beralkohol
Kedua jenis minuman ini memicu naiknya asam urat dalam tubuh. Ditambah dengan pemanis buatan di dalamnya, minuman ini akan merangsang tubuh untuk memproduksi banyak purin.
Beberapa Jenis Sayuran Hijau
Sayuran hijau tentu sangat baik dikonsumsi bagi kesehatan tubuh, tapi beberapa jenis sayuran hijau juga dapat memicu meningkatnya kadar asam urat dalam tubuh. Pengidap asam urat, beberapa jenis sayuran hijau yang harus dihindari, yaitu asparagus, kembang kol, bayam, dan jamur.


Daging-Dagingan
Tahukah kamu jika protein dalam makanan dapat menyebabkan kambuhnya asam urat dalam tubuh? Protein yang dimaksud terkandung dalam daging sapi, ayam, serta makanan laut. Daging-dagingan tersebut diketahui mengandung 150 miligram purin di setiap 100 gram berat daging.

Benarkah Kolesterol Tinggi Dapat Sebabkan Penyakit Asam Urat?

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang ditandai dengan nyeri tidak tertahankan, pembengkakan, serta sensasi rasa terbakar di area persendian. Penyakit ini umum menyerang persendian area jari tangan, pergelangan kaki, jari kaki, serta lutut. Bahayanya, penyakit ini tidak hanya dialami oleh orang tua saja, asam urat juga menyerang di usia muda. Apa penyebabnya?

Apa Penyebab Asam Urat di Usia Muda?

Belakangan ini penyakit asam urat kerap dialami oleh usia muda. Asam urat sendiri sebenarnya adalah hasil akhir metabolisme makanan yang akan diolah menjadi urine. Ketika kadarnya terlalu tinggi, hal tersebut menandakan kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang menyebabkan terhambatnya pembuangan. Akibatnya, tubuh terlalu aktif menghasilkan asam urat melebihi batas normal.

Asam urat di usia remaja menandakan jika pengidap terlalu banyak mengonsumsi makan yang mengandung purin tinggi. Saat zat tersebut dicerna oleh tubuh, tubuh akan secara otomatis memproduksi asam urat. Jadi, ketika kamu mengonsumsi makanan dengan purin tinggi, maka otomatis kadar asam urat dalam tubuh akan menyeimbangi.

penyakit asam urat akan dengan mudah menyerang pada orang-orang yang mengidap obesitas, diabetes, hipertensi, serta penyakit ginjal. Bagi kamu yang telah memiliki riwayat penyakit asam urat, sebaiknya hindari sejumlah makanan berikut, ya!

Soda dan Minuman Beralkohol
Kedua jenis minuman ini memicu naiknya asam urat dalam tubuh. Ditambah dengan pemanis buatan di dalamnya, minuman ini akan merangsang tubuh untuk memproduksi banyak purin.

Beberapa Jenis Sayuran Hijau
Sayuran hijau tentu sangat baik dikonsumsi bagi kesehatan tubuh, tapi beberapa jenis sayuran hijau juga dapat memicu meningkatnya kadar asam urat dalam tubuh. Pengidap asam urat, beberapa jenis sayuran hijau yang harus dihindari, yaitu asparagus, kembang kol, bayam, dan jamur.

Daging-Dagingan
Tahukah kamu jika protein dalam makanan dapat menyebabkan kambuhnya asam urat dalam tubuh? Protein yang dimaksud terkandung dalam daging sapi, ayam, serta makanan laut. Daging-dagingan tersebut diketahui mengandung 150 miligram purin di setiap 100 gram berat daging.

Selain menghindari berbagai jenis makanan tersebut, asam urat di usia muda dapat dihindari dengan selalu menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, banyak konsumsi air putih, kelola stres dengan baik, serta rutin berolahraga. Ketika pola hidup sehat telah dilakukan, kamu tidak hanya terhindar dari penyakit asam urat saja, tapi juga penyakit lainnya yang berpotensi untuk membahayakan kesehatanmu.

Benarkah Kolesterol Tinggi Dapat Sebabkan Penyakit Asam Urat?

Penyakit asam urat adalah nyeri pada sendi yang disebabkan oleh pembentukan kristal urat di jaringan tubuh. Biasanya, terjadi di dalam atau sekitar persendian dan menyebabkan jenis artritis yang menyakitkan. Kristal urat ini mengendap di jaringan saat ada terlalu banyak asam urat dalam darah. Bahan kimia ini dibuat saat tubuh memecah zat yang disebut purin.

Namun, ada dugaan bahwa penyakit asam urat juga bisa dipicu oleh kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi sebabkan asam urat, dan asam urat tinggi juga bisa sebabkan asam urat. Meski demikian, hubungan sebab akibat antara keduanya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Alasan Kolesterol Tinggi Picu Penyakit Asam Urat

Tampaknya, pernyataan bahwa kolesterol tinggi sebabkan asam urat dan sebaliknya tidak sepenuhnya tepat. Namun, anggapan ini juga tidak bisa disalahkan. Menurut American Heart Association, kadar kolesterol secara tidak langsung berkaitan dengan kadar asam urat dalam tubuh, ini karena kolesterol terkait langsung dengan tekanan darah.

Kolesterol jahat yang tinggi, atau LDL, akan meningkatkan penumpukan plak di arteri, yang kemudian hanya akan menyisakan lebih sedikit ruang bagi darah untuk mengalir. Alhasil, tekanan darah tinggi terjadi.

Sementara itu, tekanan darah tinggi juga merupakan salah satu faktor risiko utama seseorang alami asam urat. Studi yang diterbitkan pada 2011, Journal of Human Hypertension, menemukan bahwa tekanan darah tinggi secara langsung berkaitan dengan asam urat yang tinggi dalam darah. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa tekanan darah tinggi berkaitan dengan asam urat yang tinggi dalam darah. Selain itu, kondisi ini bisa terjadi tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau faktor lainnya.

Dua hal ini pun menyebabkan pengobatan jadi lebih sulit. Pasalnya obat diuretik yang digunakan untuk mengendalikan tekanan darah tinggi justru bisa berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat. Obat-obatan diuretik mendorong ginjal untuk mengeluarkan cairan ekstra, yang kemudian membantu menurunkan tekanan darah dengan mengurangi volume total darah yang bergerak melalui pembuluh darah dan arteri. Namun, obat ini akan menyebabkan tubuh memiliki sedikit cairan membuat ginjal lebih sulit untuk melarutkan zat, termasuk asam urat.