Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Harus Minum Obat

Untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh sebenarnya enggak harus melulu melalui obat-obatan. Sebab, masih banyak kok cara menurunkan kolesterol lainnya yang bisa kamu coba. Nah, berikut beberapa caranya.

Diet Rendah Lemak
Cara menurunkan kolesterol tanpa obat tak cukup dengan makanan penggempur kolesterol saja. Program menurunkan kolesterol ini perlu didukung dengan diet rendah lemak. Lemak sendiri terbagi menjadi tiga.

Pertama, lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated), lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated), dan terakhir lemak jenuh (saturated).

Pengidap kolesterol tinggi harus menghindari makanan dengan kandungan lemak jenuh. Contohnya, jeroan, kuning telur, dan otak sapi. Sedangkan makanan lemak jenuh tunggal, mesti dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Kepiting dan udang, misalnya.

Lalu, apa dong yang boleh dimakan? Konsumsilah lemak tak jenuh ganda yang bisa kamu temukan dari ikan laut. Contohnya, ikan tuna atau tenggiri karena mengandung minyak tak jenuh ganda dan omega-3, yang baik untuk pengidap kolesterol tinggi. Menurut studi, kedua kandungan itu bisa menaikan kadar HDL dan menurunkan LDL.

Jangan Lupakan Olahraga
Olahraga juga bisa menjadi cara menurunkan kolesterol tanpa obat. Biasanya, dokter akan menyarankan seseorang untuk rutin berolahraga sebelum mengonsumsi obat-obatan.

Enggak cuma itu, orang gemuk juga harus menurunkan berat badannya terlebih dahulu. Bagi mereka yang kadar trigliserida (salah satu jenis lemak yang dibawa dalam aliran darah) tinggi, juga perlu mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat.

Lalu, apa hubunganya olahraga dengan kolesterol tinggi? Nah, menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology, mengatakan bahwa olahraga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Hal senada pun juga ditemukan para ahli dalam Lipids in Health and Disease. Menurut periset, wanita yang rajin berolahraga memiliki kadar HDL yang jauh lebih tinggi daripada perempuan dengan gaya hidup sedentary (tak aktif secara fisik).

Namun, dalam memilih jenis olahraganya kamu harus cermat. Sebab, pengidap kolesterol tinggi memiliki penumpukan plak di pembuluh darahnya. Nah, olahraga berat bisa membuat plak ini terlepas dan terbawa aliran darah. Imbasnya bisa menyumbat pembuluh darah, bahkan membuatnya pecah. Mau tahu akibatnya?

Bila pecahnya terjadi di otak bisa berakibat stroke, sedangkan di jantung bisa berakibat serangan jantung, lho. Jadi, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memilih olahraga yang tepat.

Jelly gamat GOLD G yang terdapat kandungan zat Omega 3 dan Omega 6 yang berfungsi membantu meningkatkan pembakaran energi & metabolisme sel, Menjaga system penghantaran impuls syaraf dan memelihara tekanan darah. Menurunkan kekentalan darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung, Menurunkan kolesterol LDL dan Trigliserida, Menurunkan HDL. Dengan kandungan Itulah Jelly Gamat Gold-G mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi yang jahat.