Faktor – Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Tipe 2

Faktor Risiko Diabetes Tipe 2Diabetes adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal. Ada dua jenis utama diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Faktor risiko diabetes tipe 2, antara lain:

  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Distribusi lemak perut yang tinggi.
  • Gaya hidup tidak aktif dan jarang beraktivitas atau berolahraga.
  • Riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga.
  • Ras kulit hitam, hispanik, Native American, dan Asia-Amerika, memiliki angka pengidap lebih tinggi dibandingkan dengan ras kulit putih.
  • Usia di atas 45 tahun, walaupun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi sebelum usia 45 tahun.
  • Kondisi prediabetes, yaitu ketika kadar gula darah lebih tinggi dari normal, tapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes.
  • Riwayat diabetes saat hamil.
  • Wanita dengan sindrom ovarium polikistik, yang ditandai dengan menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebihan, dan obesitas.

Gold G terbuat dari teripang emas pilihan yang mengandung protein tinggi mencapai 86% yang sangat baik untuk diberikan kepada penderita diabetes melitus. Protein tinggi berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Hasilnya produksi insulin pun meningkat

Obesitas di Usia 20an dapat Tingkatkan Risiko Penyakit Liver

Obesitas bisa terjadi ke siapa saja, baik orang tua maupun yang masih muda sekalipun. Kelebihan berat badan yang dialami orang yang masih muda biasanya disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti suka mengonsumsi makanan manis atau junk food. Obesitas sebaiknya tidak dibiarkan saja. Pasalnya, belakangan ini ada sebuah studi yang menemukan bahwa orang yang memiliki berat badan berlebih sejak usia 20-an berisiko tinggi terkena penyakit liver.

Perlemakan HatiNyatanya, obesitas memang menjadi penyebab salah satu jenis penyakit liver, yaitu non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD) atau perlemakan hati. Orang yang kegemukan biasanya memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi di dalam tubuhnya, sehingga berisiko mengalami perlemakan hati, yaitu kondisi di mana terdapat penumpukan lemak yang berlebih di sel-sel hati.

Walaupun tidak memiliki gejala umum yang pasti, tetapi seseorang yang mengidap hati berlemak biasanya akan mengalami gejala-gejala, seperti kelelahan yang luar biasa, perut terasa tidak nyaman, sakit perut, tidak bisa berkonsentrasi, dan berat badan menurun. Apabila tidak ditangani segera, perlemakan hati bisa berkembang menjadi sirosis yang ditandai dengan perut membesar karena penuh dengan cairan, penyakit kuning di kulit dan mata, serta pendarahan abnormal.

Hasil penelitian yang dilakukan di beberapa Universitas di Malaysia menunjukkan bahwa teripang dapat melancarkan peredaran darah. Teripang juga memiliki kandungan Protein 86,8%, Kolagen 80,0%, Mineral, Mukopolisakarida, Glucasaminoglycans (GAGs), Antiseptik alamiah, Glucosamine dan Chondroitin, Saponin, Omega-3, 6, dan 9, Asam Amino, Lektin, Vitamin dan Mineral, dan Gamapeptide sehingga cocok untuk asupan tenaga dan protein untuk tubuh selagi diet

Bahaya Perut Buncit untuk Kesehatan

Menurut penelitian, perut buncit adalah akar dari segala macam masalah kesehatan. Perut buncit ini dapat terjadi bukan hanya karena lemak di bawah kulit (lemak subkutan), tetapi juga karena menumpuknya jenis lemak yang kemudian disebut lemak viseral di dalam rongga perut. Seorang pria dikatakan memiliki perut buncit apabila ia memiliki lingkar pinggang di atas 102 cm sementara untuk wanita adalah 88 cm. Untuk mengurangi lingkar pinggang ini, maka kamu harus berfokus untuk mengurangi lemak viseral.

Selain tidak sedap dipandang, ada bahaya perut buncit untuk kesehatan. Kumpulan lemak di dalam tubuh bisa mengeluarkan senyawa peradangan dan hormon yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Senyawa-senyawa peradangan disebut juga sitokin. Zat ini dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit. Nah, bahaya yang sering diabaikan oleh pemilik perut buncit antara lain:

Penyakit Seputar Jantung dan StrokeLemak yang terletak di dalam rongga perut atau lemak viseral merupakan gangguan paling utama bagi kesehatan jantung. Lemak tersebut adalah penghasil racun yang bekerja sangat aktif menghasilkan sitokin. Selain itu, lemak viseral berkaitan erat dengan tingginya kolesterol jahat di dalam tubuh. Kolesterol jahat ini membuat plak di dalam pembuluh darah dan menyumbat aliran darah sehingga menimbulkan serangan jantung. Plak dapat terbentuk di otak sehingga menghambat aliran darah ke otak dan menyebabkan stroke.

HipertensiHipertensi atau tekanan darah tinggi juga dapat dipicu akibat lemak viseral tersebut. Penelitian yang dilakukan American College of Cardiology menyatakan lemak ini meningkatkan risiko darah tinggi hingga 22 persen dibanding mereka yang memiliki perut rata. Letak lemak viseral berada di sekitar organ dalam rongga perut, seperti di ginjal dan kelenjar adrenal sehingga keberadaannya memengaruhi peningkatan tekanan darah.

Diabetes Tipe 2Tumpukan lemak viseral sebagai dampak perut buncit yang dialami akan berisiko mengganggu kerja insulin. Akibatnya, tubuh memiliki risiko terserang diabetes tipe 2 lebih tinggi dibanding mereka yang tidak memiliki perut buncit. Tumpukan lemak viseral tersebut akan menghasilkan retinol-binding protein yang dapat meningkatkan resistensi insulin. Jadi, meskipun di dalam riwayat keluarga tidak ada yang menderita diabetes melitus, tetapi karena perut buncit risiko tersebut akan datang.

Hasil penelitian yang dilakukan di beberapa Universitas di Malaysia menunjukkan bahwa teripang dapat melancarkan peredaran darah. Teripang juga memiliki kandungan Protein 86,8%, Kolagen 80,0%, Mineral, Mukopolisakarida, Glucasaminoglycans (GAGs), Antiseptik alamiah, Glucosamine dan Chondroitin, Saponin, Omega-3, 6, dan 9, Asam Amino, Lektin, Vitamin dan Mineral, dan Gamapeptide sehingga cocok untuk asupan tenaga dan protein untuk tubuh

Faktor Penyebab Kolesterol Tinggi

Kolesterol adalah zat lilin yang dibuat oleh tubuh yang juga ditemukan dalam makanan. Setelah makanan yang mengandung kolesterol masuk ke dalam tubuh, zat ini dibawa melalui darah yang kemudian melekat pada protein. Kombinasi protein dan kolesterol ini disebut lipoprotein.

Penyebab Kolesterol Tinggi

1. StresBeberapa penelitian menunjukkan bahwa stres bisa meningkatkan kadar kolesterol darah dalam jangka panjang. Sebab, sebagian besar orang yang mengalami stres, ingin mengonsumsi makanan berlemak sebagai sarana menghibur diri. Padahal, lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan berkontribusi pada tingginya kadar kolesterol dalam darah.

2. Kebiasaan MerokokSepertinya memang tidak ada manfaat kesehatan yang positif dari kebiasaan merokok. Sebab, kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan tak terkecuali kolesterol tinggi. Rokok dapat merusak dinding pembuluh darah, sehingga membuat arteri lebih rentan untuk menumpuk lemak. Merokok bahkan dapat menurunkan kadar HDL yang bisa memperburuk kondisi penyakit hiperkolesterolemia atau tingginya kolesterol dalam darah.

3. Pola Makan yang Tidak SehatSering mengonsumsi makanan yang tinggi kolesterol, yaitu bahan makanan hewani, seperti jeroan (otak, hati, ginjal, babat,dll), lemak dari daging, daging merah, dan kuning telur adalah penyebab utama kolesterol tinggi. Selain bahan makanan tersebut, daging dan susu full cream, kue kering, biskuit, keripik kemasan, dan popcorn juga dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat karena mengandung lemak jenuh.

Jelly gamat GOLD G yang terdapat kandungan zat Omega 3 dan Omega 6 yang berfungsi membantu meningkatkan pembakaran energi & metabolisme sel, Menjaga system penghantaran impuls syaraf dan memelihara tekanan darah. Menurunkan kekentalan darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung, Menurunkan kolesterol LDL dan Trigliserida, Menurunkan HDL. Dengan kandungan Itulah Jelly Gamat Gold-G mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi yang jahat.

Terapkan Kebiasaan Ini untuk Mencegah Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol dalam tubuh yang tidak terkontrol adalah pemicu utama penyakit jantung dan peredaran darah. Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau dan menjaga kadar kolesterol agar tetap normal. Tanpa perlu menghabiskan banyak waktu dan biaya, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kolesterol tinggi:

  1. Kurangi Konsumsi Makanan Tinggi Lemak Trans

Lemak trans dapat meningkatkan kolesterol jahat sekaligus menurunkan kolesterol baik dalam darah. Akibatnya, kolesterol akan menumpuk pada pembuluh darah dan membentuk plak. Hal ini membuat aliran darah menuju jantung terhambat, sehingga kamu berisiko terkena penyakit jantung, stroke, hingga gagal jantung.

  1. Olahraga Rutin untuk Jaga Berat Badan

Jangan langsung stres ketika dokter menyarankan kamu untuk menurunkan berat badan. Sebab sebenarnya, kamu tidak perlu diet mati-matian sampai menahan lapar seharian, kok. Mulai saja dulu dengan berolahraga rutin. Olahraga yang dilakukan secara rutin tidak hanya menjadikan tubuh semakin bugar, tetapi juga menjaga kolesterol tetap normal. Sebagai permulaan, cobalah olahraga aerobik seperti joging atau bersepeda minimal selama 30 menit setiap harinya, sebanyak 5 kali dalam seminggu.

  1. Jadwalkan Medical Check-Up dengan Dokter

Melalui medical check-up, kamu dapat menjalani pemeriksaan kolesterol untuk memantau apakah kadarnya masih normal. Selain itu, medical check-up juga penting bagi orang dengan riwayat kolesterol tinggi, untuk memantau adanya risiko penyakit jantung, stroke, aterosklerosis, diabetes, dan penyakit kronis lainnya yang berkaitan dengan kondisi pembuluh darah.

  1. Konsumsi Makanan yang Mengandung Inulin dan Beta-Glukan

Inulin adalah jenis serat yang banyak terkandung dalam sayuran dan bahan nabati, sedangkan beta-glukan dapat ditemukan dalam biji-bijian seperti gandum. Kedua serat pangan ini dikenal dapat membantu turunkan kolesterol dan menjaga kadarnya tetap normal. Jadi, perbanyaklah konsumsi sayuran, biji-bijian, dan gandum, dalam pola makan sehari-hari kamu, ya.
.
.
.

sehatbarenggoldg #sehat #gold g #jellygamatgoldg #infosehat #diabetes #diabetestinggi #diabets #goldg #gamatcenter #gejalakolestrol #liburan #makanenak #liburpanjang #goldg #health #asamurat #asamurattinggi #gout #uricacid #obatasamurat #asamuratkronis #diabetes #penyakitjantung #jantung #kolestrol #obatkolestrol #obatdiabetes

Menu Sarapan Sehat Turunkan Kadar Kolesterol

Untuk mengatasi kolesterol tinggi yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke ini, sebaiknya mulailah untuk merutinkan kebiasaan sarapan di pagi hari. Dengan memilih menu sarapan sehat yang rendah kolesterol, kolesterol tinggi dalam tubuhmu otomatis akan berkurang. Sarapan juga akan menghindarimu dari makanan yang menjadi penyebab kolesterol tinggi. Berikut sejumlah menu sarapan sehat yang disarankan.

1.Oats
Oats menjadi menu sarapan pertama yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Manfaat tersebut dapat kamu ambil karena serat yang terdapat dalam oat bermanfaat sebagai sumber energi untuk aktivitas, sehingga kamu lebih lama merasa kenyang dan terhindari dari konsumsi makanan tidak sehat. Kamu dapat menikmati menu yang satu ini dengan susu.

2.Smoothies
Sarapan sehat selanjutnya adalah smoothies. Sebaiknya gunakan buah mangga dan jeruk. Kedua buah tersebut mengandung serat yang mampu menurunkan kolesterol kolesterol. Bukan itu saja, mangga dan jeruk merupakan buah dengan kandungan tinggi vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan berperan sebagai antioksidan.

3.Sandwich Telur
Sandwich telur dapat dibuat dengan roti gandum. Roti ini mengandung karbohidrat yang berguna sebagai sumber energi. Serat di dalamnya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

4.Salad
Salad buah dan sayur bisa menjadi pilihan sarapan sehat untuk turunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Agar rasanya lebih nikmat, gunakan olive oil sebagai dressing. Olive oil merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh. Kamu juga bisa menambahkan chia seeds dalam saladmu. Serat yang dalam chia seeds sangat baik sebagai sumber energi dan berguna untuk menurunkan kolesterol.

5.Susu dan Sereal
Menu sarapan terakhir yang dapat dikonsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh adalah susu dan sereal. Sereal mengandung kalsium dan sejumlah nutrisi penting lain, seperti protein, serat dan karbohidrat.

Untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah konsumsi jelly gamat GOLD G yang terdapat kandungan zat Omega 3 dan Omega 6 yang berfungsi membantu meningkatkan pembakaran energi & metabolisme sel, Menjaga system penghantaran impuls syaraf dan memelihara tekanan darah. Menurunkan kekentalan darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung, Menurunkan kolesterol LDL dan Trigliserida, Menurunkan HDL. Dengan kandungan Itulah Jelly Gamat Gold-G mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi yang jahat.

Makanan yang Mampu Turunkan Kadar Kolesterol dalam Darah #2

Bagi kamu yang mempunyai kolestrol tinggi wajib konsumsi 10 makanan ini yang terbukti berkhasiat dalam menurunkan kolestrol. Berikut daftar dari 10 makanan penurun kolestrol di bawah bisa kamu ditemukan dengan mudah di pasar ataupun di swalayan.

  1. Beras Merah
    Beras merah mengandung Vitamin B, selenium, magnesium dan fitonutrien. Beras merah dapat dipakai untuk menurunkan kadar lemak darah. Kandungan serat tinggi dalam beras merah juga akan membantu menurunkan gula darah.
  2. Gandum
    Gandum adalah sereal begizi sebagai penurun kolesterol. Kadar kolesterol dalam darah bisa diturunkan dengan mengonsumsi gandum.
  3. Bayam
    Bayam merupakan sayuran penurun kadar kolesterol dalam tubuh. Bayam bisa dimasak sebagai sup, atau dibuat jus. Dianjurkan makan semangkuk sup bayam atau segelas jus setiap hari, selain kolesterol, bayam juga menjadi makanan penurun darah tinggi yang ampuh.
  4. Seledri
    Sayuran seledri mengandung antioksidan tinggi dikenal sebagai tumbuhan yang mampu mencegah oksidasi LDL. Seledri bisa dimakan dalam bentuk sup, atau tumisan, atau bisa dalam bentuk jus.
  5. Buncis
    Satu gelas jus buncis setiap hari akan membantu menurunkan LDL, trigleserida dan kolesterol jahat.
  6. Kedelai
    Kedelai dan olahan lainnya seperti tahu, tempe, tepung kedelai, nutrela, nugget, dan susu kedelai merupakan makanan penurun kolesterol yang ampuh. Kedelai mengandung isoflavin yang berfungsi untuk menekan kolesterol jahat (LDL) agar tidak berkembang.

Jelly gamat GOLD G yang terdapat kandungan zat Omega 3 dan Omega 6 yang berfungsi membantu meningkatkan pembakaran energi & metabolisme sel, Menjaga system penghantaran impuls syaraf dan memelihara tekanan darah. Menurunkan kekentalan darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung, Menurunkan kolesterol LDL dan Trigliserida, Menurunkan HDL. Dengan kandungan Itulah Jelly Gamat Gold-G mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi yang jahat.

Benarkah Kolesterol Tinggi Dapat Sebabkan Penyakit Asam Urat?

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang ditandai dengan nyeri tidak tertahankan, pembengkakan, serta sensasi rasa terbakar di area persendian. Penyakit ini umum menyerang persendian area jari tangan, pergelangan kaki, jari kaki, serta lutut. Bahayanya, penyakit ini tidak hanya dialami oleh orang tua saja, asam urat juga menyerang di usia muda. Apa penyebabnya?

Apa Penyebab Asam Urat di Usia Muda?

Belakangan ini penyakit asam urat kerap dialami oleh usia muda. Asam urat sendiri sebenarnya adalah hasil akhir metabolisme makanan yang akan diolah menjadi urine. Ketika kadarnya terlalu tinggi, hal tersebut menandakan kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang menyebabkan terhambatnya pembuangan. Akibatnya, tubuh terlalu aktif menghasilkan asam urat melebihi batas normal.

Asam urat di usia remaja menandakan jika pengidap terlalu banyak mengonsumsi makan yang mengandung purin tinggi. Saat zat tersebut dicerna oleh tubuh, tubuh akan secara otomatis memproduksi asam urat. Jadi, ketika kamu mengonsumsi makanan dengan purin tinggi, maka otomatis kadar asam urat dalam tubuh akan menyeimbangi.

penyakit asam urat akan dengan mudah menyerang pada orang-orang yang mengidap obesitas, diabetes, hipertensi, serta penyakit ginjal. Bagi kamu yang telah memiliki riwayat penyakit asam urat, sebaiknya hindari sejumlah makanan berikut, ya!

Soda dan Minuman Beralkohol
Kedua jenis minuman ini memicu naiknya asam urat dalam tubuh. Ditambah dengan pemanis buatan di dalamnya, minuman ini akan merangsang tubuh untuk memproduksi banyak purin.

Beberapa Jenis Sayuran Hijau
Sayuran hijau tentu sangat baik dikonsumsi bagi kesehatan tubuh, tapi beberapa jenis sayuran hijau juga dapat memicu meningkatnya kadar asam urat dalam tubuh. Pengidap asam urat, beberapa jenis sayuran hijau yang harus dihindari, yaitu asparagus, kembang kol, bayam, dan jamur.

Daging-Dagingan
Tahukah kamu jika protein dalam makanan dapat menyebabkan kambuhnya asam urat dalam tubuh? Protein yang dimaksud terkandung dalam daging sapi, ayam, serta makanan laut. Daging-dagingan tersebut diketahui mengandung 150 miligram purin di setiap 100 gram berat daging.

Selain menghindari berbagai jenis makanan tersebut, asam urat di usia muda dapat dihindari dengan selalu menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, banyak konsumsi air putih, kelola stres dengan baik, serta rutin berolahraga. Ketika pola hidup sehat telah dilakukan, kamu tidak hanya terhindar dari penyakit asam urat saja, tapi juga penyakit lainnya yang berpotensi untuk membahayakan kesehatanmu.

Benarkah Kolesterol Tinggi Dapat Sebabkan Penyakit Asam Urat?

Penyakit asam urat adalah nyeri pada sendi yang disebabkan oleh pembentukan kristal urat di jaringan tubuh. Biasanya, terjadi di dalam atau sekitar persendian dan menyebabkan jenis artritis yang menyakitkan. Kristal urat ini mengendap di jaringan saat ada terlalu banyak asam urat dalam darah. Bahan kimia ini dibuat saat tubuh memecah zat yang disebut purin.

Namun, ada dugaan bahwa penyakit asam urat juga bisa dipicu oleh kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi sebabkan asam urat, dan asam urat tinggi juga bisa sebabkan asam urat. Meski demikian, hubungan sebab akibat antara keduanya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Alasan Kolesterol Tinggi Picu Penyakit Asam Urat

Tampaknya, pernyataan bahwa kolesterol tinggi sebabkan asam urat dan sebaliknya tidak sepenuhnya tepat. Namun, anggapan ini juga tidak bisa disalahkan. Menurut American Heart Association, kadar kolesterol secara tidak langsung berkaitan dengan kadar asam urat dalam tubuh, ini karena kolesterol terkait langsung dengan tekanan darah.

Kolesterol jahat yang tinggi, atau LDL, akan meningkatkan penumpukan plak di arteri, yang kemudian hanya akan menyisakan lebih sedikit ruang bagi darah untuk mengalir. Alhasil, tekanan darah tinggi terjadi.

Sementara itu, tekanan darah tinggi juga merupakan salah satu faktor risiko utama seseorang alami asam urat. Studi yang diterbitkan pada 2011, Journal of Human Hypertension, menemukan bahwa tekanan darah tinggi secara langsung berkaitan dengan asam urat yang tinggi dalam darah. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa tekanan darah tinggi berkaitan dengan asam urat yang tinggi dalam darah. Selain itu, kondisi ini bisa terjadi tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau faktor lainnya.

Dua hal ini pun menyebabkan pengobatan jadi lebih sulit. Pasalnya obat diuretik yang digunakan untuk mengendalikan tekanan darah tinggi justru bisa berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat. Obat-obatan diuretik mendorong ginjal untuk mengeluarkan cairan ekstra, yang kemudian membantu menurunkan tekanan darah dengan mengurangi volume total darah yang bergerak melalui pembuluh darah dan arteri. Namun, obat ini akan menyebabkan tubuh memiliki sedikit cairan membuat ginjal lebih sulit untuk melarutkan zat, termasuk asam urat.

Perbedaan Gejala Rematik dan Asam Urat

Memang, rheumatoid arthritis atau rematik dapat menyerang semua orang, tetapi lebih berisiko pada wanita di usia reproduksi subur. Sedangkan pada penyakit asam urat, masalah ini terjadi pada salah satu dari dua tahap kehidupan, yaitu akhir dua puluhan/awal, tiga puluh dan tujuh puluhan, hingga delapan puluhan.

Jika penyakit asam urat terjadi pada usia yang lebih muda, umumnya hal tersebut disebabkan oleh faktor gaya hidup, seperti konsumsi daging-dagingan dan asupan alkohol yang berlebih. Namun, jika masalah ini terjadi saat lanjut usia, kemungkinan disebabkan oleh kerusakan ginjal atau kondisi kesehatan lainnya yang dapat meningkatkan risiko asam urat tinggi, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung.

Nah, berikut ini beberapa hal yang membedakan gejala dari rematik dengan asam urat yang tinggi di dalam tubuh:

Gejala dari Penyakit Asam Urat

  • Nyeri yang Berpindah-pindah: Asam urat dapat menyerang jempol kaki, tetapi juga dapat terjadi pada pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari. Lokasi tempat terjadinya gangguan ini dapat berbeda-beda tiap kambuh. Kamu mungkin saja mengalami masalah di jempol kaki kanan, tetapi besok terjadi pada pergelangan tangan.
  • Demam: Seseorang yang mengidap penyakit asam urat juga kerap menimbulkan gejala berupa demam. Hal ini dapat disebabkan beban peradangan akibat kekambuhan dan respons tubuh yang kuat, karena terlalu banyaknya asam urat didalam tubuh sehingga timbul demam.
  • Tophi: Sejalan dengan waktu, pengidap asam urat kronis dapat mengembangkan benjolan kecil dan keras di persendian yang terserang. Benjolan yang disebut juga dengan tophi adalah konsentrasi dari kristal asam urat yang menumpuk. Saat terjadi pada ginjal, seseorang dapat mengalami batu ginjal.

Gejala dari Rematik

  • Gejala yang simetris: Pada rematik, nyeri sendi biasanya memengaruhi kedua sisi tubuh. Gejala yang terjadi biasanya dimulai dari persendian kecil di tangan dan kaki yang akhirnya berkembang, hingga menimbulkan rasa nyeri pada pergelangan tangan, lutut, siku, pinggul, dan bagian tubuh lainnya.
  • Tubuh Kaku di Pagi Hari: Seseorang yang mengidap gangguan ini dapat merasakan nyeri paling parah di pagi hari. Periode kekakuan yang terjadi dapat berlangsung satu jam atau bahkan lebih. Gerak aktif dapat meringankan gejala rematik, sehingga seseorang merasa lebih baik jika melakukan lebih banyak aktivitas.

Nah, sekarang kamu sudah tahu perbedaan gejala dari rheumatoid arthritis (rematik) dengan penyakit asam urat (gout). Jika kamu mengalami salah satu dari semua gejala di atas, ada baiknya langsung memeriksakan diri ke dokter. Jangan tunggu sampai masalah yang terjadi semakin parah agar lebih mudah untuk diatasi.